Pembangunan stasiun pengisian daya telah menjadi proyek investasi utama di banyak negara, dan kategori pasokan daya penyimpanan energi portabel telah mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Jerman secara resmi meluncurkan rencana subsidi untuk stasiun pengisian daya tenaga surya bagi kendaraan listrik, dengan investasi sebesar 110 miliar euro! Mereka berencana membangun 1 juta stasiun pengisian daya pada tahun 2030.
Menurut laporan media Jerman, mulai tanggal 26, siapa pun yang ingin menggunakan energi surya untuk mengisi daya kendaraan listrik di rumah di masa mendatang dapat mengajukan permohonan subsidi negara baru yang disediakan oleh Bank KfW Jerman.
Menurut laporan, stasiun pengisian daya pribadi yang menggunakan tenaga surya langsung dari atap dapat menyediakan cara ramah lingkungan untuk mengisi daya kendaraan listrik. Kombinasi stasiun pengisian daya, sistem pembangkit listrik fotovoltaik, dan sistem penyimpanan energi surya memungkinkan hal ini. KfW kini memberikan subsidi hingga 10.200 euro untuk pembelian dan pemasangan peralatan ini, dengan total subsidi tidak melebihi 500 juta euro. Jika subsidi maksimum dibayarkan, sekitar 50.000 euro dapat digunakan untuk mengisi daya kendaraan listrik.kendaraan listrikPara pemilik akan mendapat manfaat.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa para pemohon perlu memenuhi persyaratan berikut. Pertama, harus berupa rumah tinggal milik sendiri; kondominium, rumah liburan, dan bangunan baru yang masih dalam pembangunan tidak memenuhi syarat. Mobil listrik juga harus sudah tersedia, atau setidaknya sudah dipesan. Mobil hibrida dan mobil perusahaan tidak termasuk dalam subsidi ini. Selain itu, besarnya subsidi juga terkait dengan jenis instalasi.
Thomas Grigoleit, pakar energi di Badan Perdagangan dan Investasi Federal Jerman, mengatakan bahwa skema subsidi tiang pengisian daya surya yang baru ini sejalan dengan tradisi pendanaan KfW yang menarik dan berkelanjutan, yang tentunya akan memberikan kontribusi penting bagi keberhasilan promosi kendaraan listrik.
Badan Perdagangan dan Investasi Federal Jerman adalah badan perdagangan luar negeri dan investasi masuk dari pemerintah federal Jerman. Badan ini memberikan konsultasi dan dukungan kepada perusahaan asing yang memasuki pasar Jerman dan membantu perusahaan yang telah berdiri di Jerman untuk memasuki pasar luar negeri.
Selain itu, Jerman mengumumkan akan meluncurkan rencana insentif sebesar 110 miliar euro, yang pertama-tama akan mendukung industri otomotif Jerman. Dana 110 miliar euro tersebut akan digunakan untuk mempromosikan modernisasi industri Jerman dan perlindungan iklim, termasuk mempercepat investasi di bidang-bidang strategis seperti energi terbarukan. Jerman akan terus mempromosikan investasi di bidang energi baru. Jumlah kendaraan listrik di Jerman diperkirakan akan meningkat menjadi 15 juta pada tahun 2030, dan jumlah stasiun pengisian daya yang mendukungnya dapat meningkat menjadi 1 juta.
Selandia Baru berencana menghabiskan $257 juta untuk membangun 10.000 stasiun pengisian daya kendaraan listrik.
Partai Nasional Selandia Baru akan mengembalikan perekonomian ke jalur yang benar dengan berinvestasi besar-besaran pada infrastruktur yang dibutuhkan negara untuk masa depan.Tiang pengisian daya kendaraan listrikInfrastruktur akan menjadi proyek investasi kunci sebagai bagian dari rencana Partai Nasional saat ini untuk membangun kembali perekonomian.
Didorong oleh kebijakan transisi energi, jumlah kendaraan energi baru di Selandia Baru akan semakin meningkat, dan pembangunan peralatan pengisian daya pendukung akan terus maju. Penjual suku cadang otomotif dan penjual tiang pengisian daya akan terus memperhatikan pasar ini.
Didorong oleh kebijakan transisi energi, jumlah kendaraan energi baru di Selandia Baru akan semakin meningkat, dan pembangunan peralatan pengisian daya pendukung akan terus maju. Penjual suku cadang otomotif dantumpukan pengisianPara penjual akan terus memperhatikan pasar ini.
Amerika Serikat telah menjadi pasar kendaraan listrik terbesar kedua di dunia, mendorong permintaan akan stasiun pengisian daya melonjak hingga 500.000 unit.
Menurut data dari lembaga riset Counterpoint, penjualan sebagian besar merek mobil di pasar kendaraan listrik AS meningkat secara signifikan pada paruh pertama tahun 2023. Pada kuartal pertama, penjualan kendaraan energi baru di Amerika Serikat tumbuh pesat, melampaui Jerman dan menjadi pasar kendaraan energi baru terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Pada kuartal kedua, penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat meningkat sebesar 16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Seiring dengan terus berkembangnya pasar kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur juga semakin cepat. Pada tahun 2022, pemerintah mengusulkan investasi sebesar US$5 miliar untuk membangun stasiun pengisian daya publik untuk kendaraan listrik, dengan tujuan membangun 500.000 stasiun pengisian daya kendaraan listrik di Amerika Serikat pada tahun 2030.
Pesanan melonjak 200%, penyimpanan energi portabel meledak di pasar Eropa.
Peralatan penyimpanan energi portabel yang praktis sangat diminati pasar, terutama di pasar Eropa di mana kekurangan listrik dan penjatahan listrik terjadi akibat krisis energi, dan permintaan telah menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat.
Sejak awal tahun ini, permintaan akan produk penyimpanan energi portabel untuk penggunaan daya cadangan di ruang bergerak, berkemah, dan beberapa skenario penggunaan rumah tangga terus meningkat. Pesanan yang terjual ke pasar Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Inggris Raya menyumbang seperempat dari pesanan global.
Waktu posting: 17 Oktober 2023